Rabu, 19 September 2012

10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik

Adapun 10 (sepuluh) tanda anak bergizi baik adalah sebagai berikut:
  1. Bertambah umur, bertambah berat, dan bertambah tinggi.
  2. Postur tubuh tagap dan otot padat.
  3. Rambut berkilau dan kuat.
  4. Kulit dan kuku bersih serta tidak pucat.
  5. Wajah ceria, mata bening dan bibir segar.
  6. Gigi bersih dan gusi merah mudah.
  7. Nafsu makan baik dan buang air secara teratur.
  8. Bergerak aktif dan berbicara lancar sesuai umur.
  9. Penuh perhatian dan bereaksi aktif.

Minggu, 26 Agustus 2012

Pemrograman Bahasa C ++

Program 1 :


# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>

void main ()

{

float harga_sepatu, harga_kaos_kaki, uang_kembali, harga_total, harga_bayar ;

cout << "Harga sepatu = Rp. " ;
cin >> harga_sepatu ;
cout << "Harga kaos kaki = Rp. " ;
cin >> harga_kaos_kaki ;
cout << "Harga bayar = Rp. " ;
cin >> harga_bayar ;

harga_total = harga_sepatu + harga_kaos_kaki ;

uang_kembali = harga_bayar - harga_total ;

cout << "Uang kembali = Rp. " << uang_kembali << endl ;

}


Program 2 :


# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>

void main ()

{

int a,b,c,d,e ;

cout << "Jatah tiap minggu = " ;
cin >> a ;
cout << "Jatah yang dikurangi = " ;
cin >> b ;
cout << "Jumlah pelanggan = " ;
cin >> d ;

c =  a - b ;

e = c / d ;

cout << "Jatah yang diterima pelanggan = " << e << endl ;

}


Program 3 :


# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>

void main ()

{

float a,b,c,d,e,f ;
long g,h ;

cout << "Total batu bata = " ;
cin >> a ;
cout << "Total semen = " ;
cin >> b ;
cout << "Harga 1000 batubata = Rp. " ;
cin >> c ;
cout << "Harga 1 sak semen = Rp. " ;
cin >> d ;

e = a / 1000 ;

h = e * c ;

f = d * b ;

g = h + f ;

cout << "Total bayar = Rp. " << g << endl ;

}


Rabu, 04 April 2012

Tiga Pilar Object Oriented Programming (OOP)

Tiga pilar dalam konsep Object Oriented Programming (OOP) adalah sebagai berikut:
  1. Encapsulation
  2. Inheritance
  3. Polymorphism

Selasa, 03 April 2012

Langkah-Langkah Proaktif Dalam Pencegahan Pelanggaran Keamanan Komputer

Berikut adalah langkah-langkah proaktif yang dapat dilakukan untuk mencegah pelanggaran keamanan komputer, yaitu:
  1. Mengubah password administrator secara teratur.
  2. Memaksa pengguna sering mengubah password.
  3. Melarang penggunaan password secara bersama-sama.
  4. Menghapus account pengguna yang sudah tidak aktif.
  5. Menghapus account pengguna yang bukan pegawai.
  6. Melakukan pengawasan acak terhadap semua aktivitas.
  7. Melakukan audit basisdata.
  8. Memberi pengertian pada pengguna akhir.
  9. Melakukan pelatihan keamanan.
Mekanisme keamanan harus dilakukan pada tingkatan berikut tanpa mempengaruhi bisnis sehari-hari:
  1. Keamanan internet (Web, WAN).
  2. Keamanan jaringan internal (Intranet, LAN).
  3. Keamanan sistem operasi.
  4. Keamanan basisdata.
  5. Keamanan objek skema.
  6. Keamanan aplikasi pengguna.
  7. Keamanan PC (Log on to Windows)

Senin, 02 April 2012

Hal-Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Memilih Konsultan

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih tenaga konsultan adalah sebagai berikut:

  • Personel konsultan lebih penting daripada nama lembaga konsultan.
  • Personel konsultan yang terlibat langsung memiliki pendidikan, pengalaman, dan kemampuan yang sesuai.
  • Sistem yang dibangun bermuara untuk kepentingan pemasok dan pelanggan.

Minggu, 01 April 2012

Jenis-Jenis Sertifikasi Jaminan Mutu

Pelanggan sebagai pemakai produk perlu diberi perlindungan tentang jaminan mutu, agar pelanggan tidak ada keraguan dalam menggunakannya. Adapun jaminan yang dapat diberikan perusahaan dapat dalam bentuk sertifikasi seperti berikut ini:
  1. Sertifikasi Hasil Uji ; Produk yang memenuhi persyaratan dapat dilakukan pembuktian melalui pembuktian di laboratorium.
  2. Sertifikasi Sistem Mutu ; Perusahaan memiliki sistem jaminan mutu terhadap produk yang dihasilkan.
  3. Sertifikasi Produk ; Sertifikasi produk diperlukan untuk memberikan jaminan mutu kepada pelanggan.

Sabtu, 31 Maret 2012

Hierarki Dokumen Sistem Mutu

Hierarki dokumen sistem mutu yang didefinisikan dan didokumentasikan, antara lain, sebagai berikut:
  1. Manual Mutu ; Manual mutu merupakan kebijakan manajemen tentang persyaratan sistem mutu sebagai acuan tetap yang meliputi kebijakan mutu, sasaran mutu, struktur organisasi (termasuk tanggung jawab ; uraian tugas), dan penjelasan semua unsur sistem mutu.
  2. Rencana Mutu ; Rencana mutu ini menjelaskan tentang praktek mutu yang  spesifik, sumber daya dan urutan-urutan proses/kegiatan yang relevan.
  3. Prosedur & Instruksi Kerja ; Prosedur merupakan pernyataan tertulis yang menetapkan maksud dan ruang lingkup kegiatan pemasok untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
  4. Rekaman Mutu ; Rekaman mutu (catatan mutu) merupakan lembar isian kegiatan sebagai bukti objektif bahwa sistem mutu diterapkan dan dapat diperagakan untuk membuktikan efektivitasnya.